Pemkot Sorong gelar pertemuan koordinasi soal ini
Sorong, VoicePapua.com - Pemerintahan Kota (Pemkot) Sorong melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Gerakan Bersatu Lengkapi Imunisasi Anak (BERLIAN).
Hal ini sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Peraturan Wali Kota Sorong Nomor 10 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Kegiatan tersebut, berlangsung di Vega Hotel & Convention. Kamis, (4/62026).
Kegiatan hari ke - 2 ini dihadiri oleh Organisasi Profesi Kesehatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Senin (8/6-2026) menyebut, dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sorong, Maria Ohoitimur menyampaikan bahwa imunisasi merupakan hak dasar setiap anak.
Sambungnya, sekaligus salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif dalam mencegah penyakit, kecacatan, hingga kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Menurutnya, keberhasilan program imunisasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan Gerakan BERLIAN didasarkan pada berbagai regulasi nasional, di antaranya Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28B ayat (2) dan Pasal 28H ayat (1), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Serta, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menegaskan bahwa setiap bayi dan anak berhak memperoleh imunisasi sebagai bagian dari perlindungan kesehatan.
Sebagai tindak lanjut dari regulasi tersebut, Pemerintah Kota Sorong telah menetapkan Peraturan Wali Kota Sorong Nomor 10 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Imunisasi yang menjadi landasan pelaksanaan program imunisasi di daerah.
Peraturan tersebut mengatur peran dan tanggung jawab pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, satuan pendidikan, keluarga, serta masyarakat dalam mendukung peningkatan cakupan dan kualitas layanan imunisasi.(****)
- Baca Juga :Operasi patuh 2026 incar soal ini


0 Comments