Pemkot Sorong laksanakan kegiatan monitoring

Sorong, VoicePapua.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong melaksanakan kegiatan monitoring, evaluasi, dan pengendalian sebagai bentuk pembinaan terhadap pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh distrik se-Kota Sorong.

Kegiatan tersebut, berlangsung di Ruang Rapat Anggrek Lantai 2 pada Jumat (8/5/2026).

Turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sorong  Anshar Karim, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, Jeremias Gembenop, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Sorong Alldearfred S. Hursepuny, serta para kepala distrik di wilayah ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Otsus di tingkat distrik sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan agar pelaksanaan program ke depan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dikutip dari fanspage Diskominfo Kota Sorong, Sabtu (9/5-2026) menyebut, dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sorong menyampaikan harapannya agar rapat monitoring dan evaluasi tersebut, mampu menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi selama pelaksanaan program Otsus.

“Saya berharap, melalui rapat monitoring dan evaluasi ini, kita dapat menemukan berbagai solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan. Memperbaiki kekurangan yang ada, serta menyusun langkah-langkah strategis agar pelaksanaan program Otsus ke depan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Sorong, Alldearfred S. Hursepuny, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya mengidentifikasi setiap permasalahan Otsus di setiap distrik.

Selain itu,  menilai efektivitas dan capaian program, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan program, serta memperkokoh komunikasi antara pemerintah kota dengan pihak distrik dan kelurahan.

Ia menambahkan bahwa input dari kegiatan tersebut, berupa data dan informasi terkait pelaksanaan program Otsus di tingkat distrik.

Adapun output yang diharapkan, yakni tersusunnya rekomendasi kebijakan perbaikan untuk pelaksanaan Otsus pada tahun berikutnya.(****)